Postingan

Sejarah Kerajaan Sriwijaya: Kejayaan, Keruntuhan, Nama Raja dan Peninggalannya

Gambar
  Kerajaan Sriwijaya  atau dalam bahasa Thailand disebut Siwichai adalah kemaharajaan maritim yang lokasinya berada di Pulau Sumatera (Indonesia bagian barat), dekat dengan Singapura dan Malaysia. Pada artikel kali ini kita akan ulas secara lengkap terkait dengan Sejarah Kerajaan Sriwijaya, mulai dari awal berdiri, kehidupan ekonomi, politik, sosial, budaya, masa kejayaan, keruntuhan, hubungan dengan luar, raja-raja yang berkuasa dan beberapa peninggalan. Oke langsung simak selengkapnya.. Kerajaan Sriwijaya tidak terdengar asing bagi kita, karena pernah mendapatkan materinya pada  saat pelajaran sejarah sewaktu SMP dan SMA. Seluas apakah kekuasaan Sriwijaya? Perlu kalian ketahui, kekuasaan kerajaan ini terdiri dari wilayah seperti seluruh pulau Sumatera, Jawa Tengah, Jawa Barat, Semenanjung Malaya, Thailand bagian selatan, dan Kamboja. Baca Juga :   Sumber Sejarah Kerajaan Sriwijaya Kata "Sriwijaya" berasal dari bahasa Sansekerta, Sri artinya "Gemilang" ata...

Cerita Ginde Sugih

Ginde Sugih Evi Susanti Di daerah hulu Sungai Musi, tepatnya Sungai Tuman, hiduplah seorang lelaki yang gagah perkasa bernama Ginde Sugih. Ia adalah orang kaya dan orang yang pertama menetap di Desa Toman. Walaupun kaya, ia selalu rajin bekerja, terutama menanam pohon gambir di tanah yang ia miliki. Pada mulanya Ginde Sugih bernama Samidang Sari. Ia adalah seorang pemuda keturunan pelarian laskar Kerajaan Majapahit ketika mereka menyerang Kerajaan Sriwijaya. Karena kalah menghadapi Kerjaan Sriwijaya, laskar Majapahit pun lari pontang-panting dan banyak yang tersasar ke pelosok pedalaman Sumatera untuk menyelamatkan diri. Samidang Sari berubah namanya menjadi Ginde Sugih setelah ia berhasil membangun wilayah Des a Toman yang semula sebagai daerah tidak berpenghuni menjadi daerah yang terkenal dengan hasil buminya, yaitu gambar. Nama Ginde Sugih sebenarnya pemberian warga Desa Toman. Ginde artinya 'pemimpin wilayah' yang sekarang dikenal dengan istilah kepala desa dan Sugih artin...

6 Tempat Wisata di Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin

Gambar
  Berikut 6 Tempat Wisata di Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin 1. Danau Air Batu, Tempat Wisata di Sekayu Musi Banyu Asin yang Hits Danau Air Batu : twitter.com/@Genpisumsel Tempat Wisata di Sekayu Kabupaten Musi Banyu Asin yang pertama adalah Danau Air Batu. Perpaduan warna putih batuan dan biru cerah dari air merupakan suatu pemandangan eksotis yang disuguhkan oleh Danau Air Batu ini. Danau ini bukan merupakan danau yang terbentuk secara alami, melainkan bekas galian tambang yang digenangi oleh air. Hasil dari tanah yang dikeruk menggunakan alat berat membuat bentuk batuan yang mengellingi danau justru terlihat sangat artistik dan menawan. Danau ini selalu ramain dikunjungi oleh wisatawan karena keunikannya yang sulit ditemukan di tempat lain. tiketnya pun sangat murah, hanya sebesar 5000 rupiah sudah bisa menikmati pemandangan Danau Air Batu yan begitu menakjubkan. 2. Danau Ulak Lia Danau Ulak Lia, Tempat Wisata di Sekayu Kabupaten Musi Banyu Asin – foto Kissparry.blogspot.com Mas...

Perang Dunia II (konflik global tahun 1939-1945)

Gambar
     Perang Dunia II atau Perang Dunia Kedua (bahasa Inggris: World War II) (biasa disingkat menjadi PDII atau PD2) adalah sebuah perang global yang berlangsung mulai tahun 1939 sampai 1945.       Perang ini melibatkan puluhan negara di seluruh penjuru dunia —termasuk semua kekuatan besar—yang pada akhirnya membentuk dua aliansi militer yang saling bertentangan: Sekutu dan Poros. Perang ini merupakan perang terluas dalam sejarah yang melibatkan lebih dari 100 juta orang di berbagai pasukan militer. Dalam keadaan "perang total", negara-negara besar memaksimalkan seluruh kemampuan ekonomi, industri, dan pengetahuan ilmiahnya untuk keperluan perang, sehingga menghapus perbedaan antara sumber daya sipil dan militer. Ditandai oleh sejumlah peristiwa penting yang melibatkan kematian massal warga sipil, termasuk Holokaus dan pemakaian senjata destruktif dalam peperangan, perang ini memakan korban jiwa sebanyak 50 juta sampai 70 juta jiwa. Jumlah kematian ini ...

Cara Mempercepat Kinerja Laptop Tanpa Upgrade

Gambar
  Isi Artikel: Laptop lemot? Jangan buru-buru ganti hardware! Ada banyak cara mempercepat kinerja laptop tanpa perlu keluar biaya sepeserpun. Yuk, coba tips-tips berikut ini! --- 1. Hapus Aplikasi yang Tidak Digunakan      Banyak aplikasi yang diam-diam berjalan di latar belakang dan menghabiskan RAM. Buka Control         Panel > Programs > Uninstall a program, lalu hapus aplikasi yang jarang atau tidak pernah kamu              pakai. 2. Nonaktifkan Startup Program      Beberapa program otomatis aktif saat laptop dinyalakan, bikin proses booting jadi lambat.      Caranya:      Tekan Ctrl + Shift + Esc untuk buka Task Manager      Klik tab Startup      Nonaktifkan program yang tidak penting 3. Bersihkan File Sampah      File sementara dan cache bisa bikin sistem berat. Gunakan fitur bawaan Windows:  ...